Rabu, 19 Maret 2014

Pelantikan Kordinator Kecamatan Perwata Jakarta Timur












Setelah sekian waktu menunggu, acara pelantikan Kordinator Kecamatan Perwata se-Kotamadya Jakarta Timur dapat terlaksana. Acara pelantikan ini mengambil tema : Berbuatlah Untuk Kesejahteraan Lingkungan “Adalah Kunci dari Kemakmuran”. Acara ini dihadiri pengurus DPP Perwata H. Jaharnudin, perwakilan dari Walikota Jakarta Timur, Roberto, Ketua DPW Perwata Jakarta Timur R. Sigit Hendrito, dan  anggota komisi VIII DPR RI Adang Ruchiatna. Dalam sambutannya, Sigit mengucapkan rasa syukur kepada Allah SWT karena berkat rahmat dan karunianya acara pelantikan kordinator Kecamatan Perwata Jakarta Timur dapat terselenggara.
Sigit yang saat ini juga menjabat sebagai ketua RW 17, Kelurahan Klender, Duren Sawit, Jakarta Timur, mengatakan, perkumpulan RW RT ini dapat memberikan kontribusi dan pemikiran guna mewujudkan kota Jakarta sebagai Ibu Kota negara yang tertib, aman, nyaman, sejahtera, dan jauh rasa takut. “Perkumpulan RW RT ini dapat memberikan kontribusi dan pemikiran guna mewujudkan kota Jakarta sebagai Ibu Kota negara yang aman, tertib, bermartabat, dan bebas narkoba. Berangkat dari masalah yang komplek tersebut, sangat dibutuhkan peran dari tokoh-tokoh masyarakat khususnya pada ketua RW RT, untuk tidak terkesan bertindak masing-masing,” ungkapnya. Pengurus Perwata khususnya DPW Jakarta Timur dalam menghadapi penyelenggaraan Pemilihan Umum,  kata Sigit, Perwata akan bertindak netral.
Senada dengan Sigit, Adang menyampaikan bahwa RW dan RT memiliki peran strategis untuk sama-sama memajukan pembangunan dan menjadi garda terdepan dalam perkembangan dan perubahan di lingkungan masyarakat menuju lebih baik lagi. “Sebagai garda terdepan, RW RT harus menjadi pioneer dalam mewujudkan terciptanya masyarakat yang tertib, aman, taat aturan, dan mencegah terjadinya konflik sosial,” tegasnya.
Adang juga menghimbau agar menjelang Pemilihan Umun nanti, diharapkan peran RW dan RT dalam merangkul warganya agar dapat menggunakan hak pilihnya dengan baik. “Pengurus RW RT juga harus dapat berperan mengajak masyarakat agar dapat mengunakan hak pilihnya dalam pemilu nanti. Jangan biarkan warga kita menjadi golput dan tidak menggunakan hak pilihnya,” katanya.
Dalam sambutannya, Roberto menyampaikan bahwa organisasi masyarakat harus berperan aktif untuk mensinergikan program-program serta visi dan misi dari pemerintah daerah. “Peran organisasi masyarakat sangat penting dalam menjembatani program antara pemerintah daerah dan warga masyarakat. Untuk itu dibutuhkan peran aktif dari RW dan RT,” tukasnya.


Rabu, 26 Februari 2014

Penumpang City Tour Jakarta Jangan Memaksakan Diri


Perwata - Sebanyak lima unit bus tingkat wisata, City Tour Jakarta-Wisata Keliling Ibukota hari ini melakukan uji coba untuk bersiap melayani warga dan turis berkeliling Ibukota Indonesia. Uji coba ini untuk membiasakan para pramudi mengenal rute-rute bus.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta Arie Budhiman mengatakan, uji coba ini telah dilaksanakan sejak sepekan lalu, kendati demikian masyarakat belum bisa menaiki bus asal China tersebut. Uji coba ini papar Arie untuk menjadi bahan efaluasi rute-rute yang dilewati bus tersebut. Selanjutnya bus ini akan dibawa oleh kaum hawa, hal ini dikarnakan sifatnya yang lembut. "Pemprov DKI Jakarta melalui Disparbud DKI sengaja memilih pramudi perempuan karena sifatnya yang lembut dan keibuan menjadi jaminan bus itu tidak akan ugal-ugalan. Mengingat kecepatan bus tingkat wisata rata-rata nya juga hanya 10-20 kilometer perjam," ujar Arie seperti dikutip RakyatMerdeka.co

Lebih lanjut Arie mengatakan untuk tiket bus City Tour Jakarta itu, pihaknya akan menyebar ke hotel-hotel yang dilintasi bus tingkat wisata, seperti Hotel Kempinski dan lainnya. "Intinya, penumpang jangan memaksakan kalau sudah penuh karena ini tidak ada yang berdiri," tandasnya. Rute yang ditempuh bus ini mulai dari Bundaran Hotel Indonesia (HI)-Sarinah-Museum Nasional-Halte Santa Maria-Pasar Baru-Gedung Kesenian Jakarta-Masjid Istiqlal-Istana Merdeka-Monas-Balaikota-Sarinah, dan kembali ke Bundaran HI. Bus hanya akan berhenti di setiap halte untuk menaikkan dan menurunkan penumpang.

Minggu, 02 Februari 2014

DPW Perwata Jakarta Timur Mengadakan Aksi Sosial di Kelurahan Cawang



Perwata - Minggu (2/2) pukul 10.00 WIB bertepat di RW 03, Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, DPW Perwata Jakarta Timur dan Kordinator Kecamatan Perwata Jakarta Timur, mengadakan aksi sosial berupa bantuan kemanusiaan untuk ratusan korban banjir. Bantuan yang diserahkan berupa   200 paket sembako, 20 karung pakaian layak pakai, dan 10 dus air mineral. Bantuan ini diterima langsung oleh Suharno, Ketua RW 03, Kelurahan Cawang.

Ini adalah kedua kalinya DPW Perwata Jakarta Timur dan Kordinator Kecamatan Perwata Jakarta Timur mengadakan aksi sosial kepada korban banjir. Sebelumnya, aksi sosial diadakan di RW 10 Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Aksi sosial ini juga dihadiri Lurah Cawang, Ompu Muhammad Taufik, dan Lurah Klender, R. Agus Mulyadi, dan LMK Kelurahan Klender dan Cawang. Dalam sambutannya, Taufik mengucapkan rasa terima kasih atas kepedulian DPW Perwata Jakarta Timur dan Kordinator Kecamatan Perwata Jakarta Timur kepada para korban banjir yang ada di Kelurahan Cawang. “Saya mengucapkan rasa terima kasih atas kepedulian Perwata Jakarta Timur dalam mengadakan aksi sosial ini. Bantuan ini sangat berarti bagi warga yang terkena musibah. Semoga dengan adanya aksi sosial ini dapat meningkatkan rasa empati dan tolong menolong antar sesama warga dan organisasi kemasyarakatan,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Lurah Klender yang turut mendampingi aksi sosial ini. Dalam sambutannya, Agus mengatakan bahwa aksi sosial ini merupakan bentuk kepedulian DPW Perwata Jakarta Timur dan Kordinator Kecamatan Perwata Jakarta Timur dalam meringankan penderitaan sesama anggota Perwata dan masyarakat umum. “Saya sangat bangga dengan kegiatan sosial ini. Ini adalah bentuk kepedulian Perwata terhadap masyarakat. Semoga kegiatan ini dapat membawa nilai positif dan menjadi contoh bagi ormas lain untuk lebih peduli terhadap masyarakat yang sedang membutuhkan uluran tangan,” katanya.

Ketua DPW Perwata Jakarta Timur R. Sigit Hendrito mengatakan, aksi sosial yang kedua kalinya ini merupakan wujud kepedulian dan rasa solidaritas  Perwata Jakarta Timur kepada sesama anggota Perwata dan masyarakat yang sedang terkena musibah banjir. “Kegiatan ini sejalan dengan motto DPW Perwata Jakarta Timur yaitu :  Tolong menolong adalah budaya yang perlu dilestarikan dan terpuji di mata Allah SWT. Jangan dilihat dari bantuannya, tapi dari ketulusan dan keikhlasan kami dalam meringankan beban penderitaan sesama yang sedang tertimpa musibah. Aksi sosial ini pun tidak hanya berhenti sampai di sini, tapi akan ada aksi sosial lainnya,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai Ketua RW 17, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. 

  


Rabu, 29 Januari 2014

DPW Perwata Jakarta Timur Mengadakan Aksi Sosial








 Perwata - DPW  Perwata Jakarta Timur mengadakan aksi sosial bantuan kemanusiaan di RW 10, Kelurahan Klender, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Di tempat ini beberapa waktu lalu, ratusan warga terkena musibah banjir. Untuk meringankan beban para korban banjir, DPW Perwata Jakarta Timur menyerahkan bantuan berupa sembako, pakaian,  dan lainnya, di Balai Warga RW 10. Kegiatan yang berlangsung pada hari Minggu (26/1) pagi pukul 09.00 WIB ini, dihadiri oleh Ketua Perwata Jakarta Timur (R.Sigit Hendrito), Lurah Klender (R. Agus Mulyadi, Lurah Klender), perwakilan pengurus Perwata tingkat Kecamatan se-Jakarta Timur, serta pengurus RT, RW, LMK, PKK di RW 10. R. Agus Mulyadi dalam sambutannya mengatakan, bahwa dirinya menaruh apresiasi terhadap Perwata Jakarta Timur yang menjalankan aksi sosial. Dengan bantuan kemanusiaan ini diharapkan dapat meringankan beban warga korban banjir, khususnya yang ada di RW 10, Kelurahan Klender. “Saya sangat berterima kasih kepada Perwata Jakarta Timur, yang menaruh empati yang begitu dalam kepada para korban banjir. Semoga ini juga bisa menjadi contoh bagi elemen masyarakat yang lain untuk memiliki kepedulian terhadap musibah banjir,” ungkapnya. R. Sigit Hendrito menambahkan, kegiatan aksi sosial ini merupakan wujud kepedulian Perwata untuk membantu sesama. "Kita saling bahu-membahu dalam meringankan beban para korban banjir. Ini merupakan wujud kepedulian Perwata terhadap sesama anggota Perwata dan masyarakat pada umumnya. Dengan adanya aksi sosial ini diharapkan dapat memotivasi seluruh elemen masyarakat lainnya untuk memiliki rasa simpati terhadap sesama yang sedang terkena musibah," ungkapnya.

Selasa, 21 Januari 2014

30 Bus Gandeng Resmi Beroperasi di Koridor 5 & 8





Perwata - Untuk lebih meningkatkan pelayanan bus Transjakarta, Pemprov DKI Jakarta kembali menambah 30 unit bus Transjakarta gandeng di koridor 5 (Kampung Melayu - Ancol) dan koridor 8 (Lebak Bulus - Harmoni). Dengan bertambahnya bus di dua kordor tersebut, diharapkan mampu meningkatkan daya angkut Transjakarta.

Pengoperasian ke-30 bus Transjakarta gandeng tersebut diresmikan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo di Halte Ancol, Rabu (22/1). "Dengan membaca bismillahirahmanirahim, pada hari ini Rabu 22 Januari, peluncuran operasional Transjakarta Busway rute ekspres koridor 5 Kampung Melayu-Ancol dan koridor 8 Lebak Bulus-Harmoni saya luncurkan," ujar Jokowi, sambil menekan tombol sirine, Rabu (22/1).

Usai diresmikan, Jokowi yang didampingi Kepala Dishub DKI, Udar Pristono dan Walikota Jakarta Selatan, Heru Budi Hartono langsung menaiki bus Transjakarta dari Halte Ancol. Rombongan kemudian turun di Halte Juanda. Selama perjalanan, bus juga beberapa kali menerjang genangan air setinggi 20 - 30 sentimeter. "Tambah bus, otomatis akan nambah juga jumlah penumpanganya," kata Jokowi.

Kepala Unit Pelayanan (UP) Transjakarta, Pargaulan Butar-butar mengatakan, 30 bus yang diresmikan tersebut akan ditempatkan masing-masing 15 unit di rute PGC - Ancol dan Harmoni - Lebak Bulus.

Khusus untuk rute PGC - Ancol, dikatakan Pargaulan, rute tersebut adalah rute baru yang disebut rute ekspres. Dengan adanya rute itu, warga yang hendak mengunjungi Ancol tidak perlu menuju ke Halte Kampung Melayu, namun dapat menuju ke PGC Cililitan. "Sebelumnya kan ada koridor 5 (Kampung Melayu - Ancol). Tapi untuk rute ini, rute awalnya dari PGC, bus akan tetap lewat Kampung Melayu tapi tidak berhenti disana, langsung ke Ancol, makanya disebut rute ekspres," kata Pargaulan.

Pargaulan berharap, dengan adanya rute ekspress tersebut, masyarakat yang akan menuju ke Ancol, khususnya dari wilayah Jakarta Timur dapat lebih mudah dan praktis tanpa harus berhenti ke Kampung Melayu terlebih dahulu.

Seperti diketahui, Pemprov DKI mendatangkan sebanyak 310 bus Transjakarta baru. Dari jumlah itu, sebanyak 30 bus telah diluncurkan pada awal Januari lalu. Jumlah bus akan terus ditambah secara bertahap.

30 bus yang diluncurkan pertama untuk mendukung operasional Koridor 2 ekspres, yakni Pulogadung - Senayan serta Koridor 3 ekspres Kalideres - Harmon i -Bundaran Senayan. Sementara 30 bus yang diluncurkan kali ini akan beroperasi ekspres yakni PGC - Ancol serta Harmoni - Lebak Bulus.BeritaJakarta.com